Selasa, 27 September 2011

Sekilas untuk hari ini

27-09-2011


hari bahagia-ku..
sebelum tepat jam 00:00 aku masih memperhatikan handphone ku. aku berharap 'dia' orang pertama yang memberikan aku ucapan selamat. walaupun sekedar SMS dari-nya, aku mengharapkan itu..
waktu yang ku tunggu telah datang, kini sudah tepat tgl 27-09-2011 tapi belum ada tanda-tanda SMS darinya.. mungkin pagi nanti (fikir-ku)..
subuh telah lewat, matahari pun telah hadir menerangi dunia ini.. aku cek handphone ku, masih belum ada SMS darinya. aku mulai sedih.. apa dia benar-benar lupa hari bahagiaku??

tiba-tiba saja nomor handphone ku gak ada sinyal, alhasil aku gak bisa mengirim SMS ataupun telepon dan begitu sebaliknya..
tapi paling tidak, dia bisa memberi selamat pada ku di dunia maya (via facebook) karna sampai sekarang aku masih berteman dengan'nya dijejaring sosial itu. (walupun sempat menghapusnya dari daftar pertemanan-ku, tapi dia add aku lagi :))
tentang'nya, kadang aku berfikir apa dia sudah benar-benar lupa pada-ku?? sudah tidak peduli lagi kah? atau memang sudah gak mau ingat lagi tentang-ku??.. begitu banyak fikiran-fikiran jelek yang keluar dibenak-ku.. bahkan aku sampai sedih sendiri jika memikirkan itu..
apa dia sengaja karna waktu hari bahagia'nya, aku gak menjadi orang pertama yang memberinya ucapan selamat. aku malah pura-pura lupa hari bahagia'nya itu, hanya untuk dia merasa aku tak peduli lagi padanya. padahal aku lakukan itu karna alasan lain. aku melakukan'nya agar dia mulai melupakan-ku & tidak menganggap aku sebagai orang yang berarti lagi dihidup'nya.. walaupun itu semua bertolak belakang dengan hati-ku..
jujur aku melakukan'nya karna orangtua..
aku sadar, apa yang kulakukan itu salah!

aku sadari,,kini aku bukan siapa-siapa lagi untuk'nya.. aku juga sadar, kini dia telah punya pengganti diri-ku..
aku memang gak punya hak lagi untuk mendapat perhatian lebih darinya, aku gak punya hak mengharapkan dia memberi sesuatu walaupun sekedar ucapan selamat. apalagi mengharap dia orang pertama yang memberiku selamat. aku udah gak punyak hak untuk itu. dan begitupun dia..
dia sekarang sudah menjadi milik orang lain, dan perhatian'nya pasti dia utama kan untuk orang yang sekarang mengisi hati'nya itu, DIA BUKAN AKU!!!
harusnya aku bisa terima semua ini, karna biargimana pun aku yang menginginkan semua'nya dan itu semua berawal dari aku! harusnya aku sadar diri.!!

walaupun gak ada dia, walaupun gak ada ucapan selamat darinya, hari ini aku senang karna masih ada orangtua ku, keluarga-ku, juga teman-teman ku yang masih memberikan perhatiannya pada-ku, walau ucapan itu hanya nempel didunia maya. tapi aku senang.. Terimakasih semua'nya.. aku sayang kalian
aku memang senang karna orang-orang disekitar ku masih peduli pada-ku.. tapi hati ini masih terasa hampa tanpa'nya.. satu ucapan darinya sangat berati untuk-ku..

aku berencana masih menuggu satu ucapan kecil darinya sampai malam ini..
aku gak tau gimana persaanku kalau dia benar-benar tidak ingat untuk memberi ucapan selamat padaku.. mungkin aku pasrah saja kalau dia benar-benar lupa pada-ku.. mencoba ikhlas walau hati ini kehilangan...
berusaha tidak mengharapkan hal yang memang tak seharusnya aku dapatkan lagi dari'nya...
mungkin cukup ingatan-ku yang bermain dengan'nya..
sepertinya malam ini aku akan tidur dengan hati yang hampa.. :(

Selasa, 20 September 2011

Biar bagaimanapun Aku Cinta :)

Rencana menonton kami memang gagal dihari pertama, tapi tidak untuk yang kedua..
setelah semua dia ceritakan pada ku, aku mulai menegrti kenapa dia rahasiakan hal itu dariku.. memang aku masih kecewa dengan sikapnya, kadang akupun berfikir kembali tentang hubungan ku bersamanya.. sempat terfikir untuk meninggalkannya, tapi hatiku tak rela. karna biar bagaimanapun aku sayang dia.. walau seburuk apapun fisiknya, Insya Allah tak jadi masalah untuk-ku.. karna ku tau Allah itu menilai umat-Nya bukan dari fisik tapi dari hari dan keimanan'nya.. aku percaya Allah itu Maha Adil..

kini yang aku bingungkan bagaimana caranya untuk memperkenalkan dia pada orangtuaku..
jujur aku pesimis.. awalnya yang aku kira orangtua ku pasti setuju, setelah melihat semua & mendengar semua yang dia ceritakan aku jadi tidak yakin.. aku takut dia tidak diterima oleh orangtua ku..
tapi yasudahlah aku pikirkan lagi nanti.. yang penting aku sudah tau semua. Insya Allah aku menerimanya bagaimanapun keadaan'nya..

walau fisiknya kurang sempurna dimata manusia, tapi sikapnya begitu sempurna untuk-ku.. dia yang mempunyai keterbatasan dalam geraknya, tapi tak dia tunjukkan itu padaku..
berada didekatnya begitu nyaman bagiku, dia selalu berusaha melindungiku, menjagaku, dan selalu memberikasih sayang'nya yang tulus untuk-ku.. aku tidak menyagka dia seperti itu. dia sama sekali tidak menunjukkan pada ku bahwa dia itu punya kekurangan.. untuk hatiku dia terlihat begitu sempurna. bahkan jauh lebih sempurna dari orang-orang yang berpenampilan sempurna..
dan aku mulai tidak terlalu peduli dengan penampilan fisiknya..

dengan keterbatasan fisiknya, dia selalu berusaha memberi yang terbaik untuk-ku.. tiap selesai bertemu dia selalu mengantarku pulang walau dengan kendaraan umum.. aku belum pernah merasakan ini sebelumnya..
ku akui dia orang pertama yang membuat hidupku jauh lebih berwarna. karnanya aku mengenal dan tau apa itu cinta dan kasih sayang yang sebenarnya..
Insya Allah aku akan menjaganya seperti dia menjagaku..
aku tetap sayang dia..

Akhirnya Aku Tau

Setiap bertemu dengannya, biasanya kami mengobrol diluar dengan  posisi dia yang selalu duduk santai..
aku jenuh seperti itu terus.. akhirnya aku beranikan diri mengajaknya jalan-jalan bersama. karna masih bingung aku mengajaknya menonton di XXI sebuah Mall, yang tempatnya tak jauh dari rumahku.. aku fikir dia akan menolak, tapi ternyata tidak. dia merespon aku baik..

hari yang dinanti datang juga.. kami janji akan bertemu langsung disana. aku sampai terlebih dahulu disana, aku menunggu'nya di dekat pintu masuk, sambil membeli sedikit makanan ringan untuk menonton nanti.. aku menunggu tapi dia belum datang juga, terjebak macet katanya..
akhirnya dia datang 15menit sebelum film yang akan kami tonton dimulai. dia bilang padaku sedang di toilet. baik aku menunggunya dan kebetulan itu tak jauh dari tempat aku menunggu.. karna merasa telalu lama menunggu, aku menghubunginya, dan apa jawab'nya? dia bilang dia sudah di dalam XXI.. aku kesal,, aku sengaja menunggunya disini agar bisa menuju tempat itu bersama. tapi dia malah memilih lebih dulu dari pada bersamaku.. aku sempat berfikir, "apa dia malu jalan berdua denganku??"..
sudahlah dengan hati kesal aku langsung menuju ke tempat dimana dia menunggu..

sampai disana aku masih belum melihatnya, aku menghubungi dia lagi dan ternyata dia ada didalam sedang berdiri didepan poster film yang sedang tayang hari ini.. aku menghampirinya dengan wajah masih kesal. dia sadari itu.. dan setelah sampai dihadapannya, dia mengatakan sesuatu yang selama ini dia rahasiakan dariku..
dia menceritakan semua kenapa setiap bertemu dia tidak pernah mau aku ajak kerumah walaupun sekedar mengantarku.. ternyata itu semua karna kondisi fisiknya. dia cerita tentang kejadian yang membuatnya berjalan tidak lancar seperti orang-orang lainya sampai saat ini. musibah itu datang sudah lama. dia sengaja tidak langsung memberitahuku dengan alasan dia taku aku meninggalkannya..

aku kecewa dengan apa yang dia ucapkan. karna selama ini dia telah membohongiku.
rencana nonton kami hari ini batal. karna studio yg akan menayangkan film trsb sudah dimulai.. akhirnya hari ini dihabiskan dengan cerita dia yang sempat dipendam selama kami jadi sepasang kekasih..
aku sedih, kecewa. ingin rasanya menangis dihadapannya saat itu juga. tapi tertahankan.. sebenarnya dia itu takut membuatku malu adengan keadaan dirinya, mungkin dia sudah terbiasa dengan omongan orang tapi belum untuk aku..
saat melihatnya berjalan, hatiku rapuh.. aku sadari aku belum terbiasa dengan ini semua.. aku sempat canggung saat bersamanya, dan pertama kali pula aku mendengar omongan orang saat melihat kami jalan berdua.. aku ingin sekali melihat siapa yang berbicara seperti itu, aku ingin menengok tapi dia mencegahku.. aku tau sekarang seperti apa perasaan'nya.. aku lihat dia kuat dengan semua ini.. aku bulatkan tekadku untuk tidak melihatnya dari segi fisik..

kami mengakhirinya dengan makan malam dan setelah itu pulang, karna aku masih merasa kecewa dengan semua ini. sesampainya dirumah, hatiku masih sedih, marah, kecewa.. tapi untuk apa toh semua sudah terjadi..
yang sekarang jadi beban fikiranku adalah bagaimana cara ku memperkenalkan dia pada orangtua ku.aku jadi pesimis, tapi tak kulihatkan padanya.. aku jadi ragu, tapi berusaha tegar..
aku minta dikuatkan oleh Allah, agar tidak menilai orang dari fisiknya.. semoga Allah memberi aku kekuatan dalam menghadapinya..
sampai saat aku tau pun, aku masih sayang dia..

Hadiah Pertama-Ku

pertemuan saat hari jadi kita memang gagal.. tapi itu tak melunturkan rasa sayang-ku padanya, walau aku sedikit kesal.. aku coba terima semua itu, demi dia, agar dia tidak berpaling dari-ku..

27-09-2009
hari ulang tahun-ku.. aku fikir dia akan lupa lagi sama hari istimewaku ini. karena di hari ulang tahun-ku sebelumnya dia tidak ingat jika aku tak memberitau'nya. padahal sebelumnya dia sudah pernah tanya tanggal kelahiran-ku itu. tapi ternyata lupa. :(
aku sedih...tapi aku coba menegerti, mungkin saja karna kita juga baru menjalin hubungan ini, jadi dia tak terlalu ingat itu karna belum terbiasa.. dia tetap memberi selamat padaku, yaa walupun telat. tapi tidak terlalu aku permasalahkan itu..
tapii aku bersyukur dia tidak lupa hari istimewaku tahun ini..
bahkan dia jadi orang pertama yang memberika aku ucapan selamat, ya walaupun masih kurang beberapa menit. takut keduluan katanya.. tak apalah yang penting hati ini senang..

begitu ke kampus, kejutan juga tak henti datang dari teman-teman ku,,,
aku dapat kue..hehe. biasanya tiap ada teman kami yang berulang tahun, membawa dan membeli kue itu tugas-ku.. tapi sekarang aku yang mendapatkan'nya.. Makasih Teman-teman terbaik-ku 

dia juga bilang mau bertemu dengan-ku, tapi karna hari bahagia-ku ini hari bisa, jadi dia tidak bisa hari ini juga menemuiku.. jadi aku harus bersabar menunggu libur kuliah (sabtu-minggu).. tak masalah yg penting dia datang menepati janjinya..
aku terus menunggu dan menanti datang'nya hari itu..makin hari makin tak sabar.. karna aku ingin mengajaknya lagi kerumah.. aku berharap kali ini dia mau memenuhi keinginan-ku..
aku menuggunya dan terus menunggu'nya.. dan akhirnya hari itu pun tiba. yeeiii pangeran-ku akan datang..^_^
malam ini dia datang memang tak terlalu malam seperti malam sebelumnya.. setelah dapat kabar dia sudah sampai, aku langsung menghampirinya ditempat dia menunggu.. aku sempat mencari-cari, dimana dia?? aku liat ditempat biasa tidak ada. ternyata dia menunggu ditempat yg sejajar dengan-ku, sudah duduk manis disana.. dia yang biasa datang ditemani saudaranya, kali ini dia ditemani oleh teman'nya..memang sih teman'nya tidak ikut mengobrol dengan kami, tapi kata'nya nanti dia akan menjemput lagi jika sudah mau pulang..

ditempat itu sebenarnya tidak ada bangku, disana hanya ada pembatas tempat untuk menaruh tanaman-tanaman hias, cukup sih untuk sekedar duduk kecil disana, tapi tetap saja kurang nyaman.. aku sempat mengajaknya pindah tempat, disebelah warung kecil untuk sekedar duduk-duduk dan mengobrol disana karna disana ada tempat duduknya. tapi dia menolak, entah kenpa.?! aku juga menawarinya untuk kerumah, karna kali ini dia datang tidak terlalu malam, mungkin dia akan menerima tawaran ku (fikir-ku), tapi ternyata dia juga menolak.. aku makin bingung, kenapa dia selalu menolak jika aku mengajaknya kerumah.. apa dia malas karna rumah ku yang sederhana dan tidak besar itu (batin-ku).. akh yasudahlah aku turuti saja dia..
aku melihat disebelah tempat dia duduk ada bingkisan didalam kantung plastik. aku fikir itu milik-nya,, ternyata dia memberikannya pada-ku. sebuah kantung yang berisi bingkisan berbentuk kado yang ukurannya cukup besar dan ada sekotak dodol garut oleh-oleh yang dia bawa dari kampung halaman.. hadiah pertamaku,, aku tak menyangka itu.. dan malam itu kami habiskan mengobrol, dengan waktu yang terbatas..

setelah teman'nya menjemput, aku-pun pamit masuk rumah..
sudah berkali-kali aku menawari dia untuk ikut nenemaniku masuk ke rumah, tapi berkali-kali juga dia menolak dengan alasan yang sama.. aku makin tidak mengerti ada apa sebenarnya semua ini.. berdiri-pun sekedar pamitan dengan-ku tidak. dia tetap setia dengan posisi duduk'nya.. hHmmm ada apa sih dengan'nya????..
yasudahlah dengan hati sedikit kesal dan bahagia karna mendapat hadiah darinya, aku terima saja sikap'nya itu..

sampainya dirumah, aku sempat menyembunyikan hadiah itu dari orangtua-ku yang masih menonton televisi, aku tidak langsung membawanya kekamar, aku sembunyikan sebisa mungkin, dan setelah orangtua-ku pindah ke lantai atas, aku langssung membawanya dengan hati-hati dan masuk kekamarku..
hadiah itu tidak langsung aku buka, aku perhatika dengan seksama bentuk bingkisannya, dan ada aroma wangi dari bingkisan itu, aroma kalem yang aku suka..
tak lama diapun pamit pulang dengan mengirim pesan pada-ku..

setelah sampai ditempat kost, dia menelpon ku dan menanyakan apakah hadiah yang ia berikan sudah dibuka dan dilihat?.. aku bilang belum..
dan akhirnya aku membuka bingkisan itu saat dia menelepon ku, dan apa yang kulihat???
sebuah boneka tedybear warna pink.. aku agak kaget sih melihat warnanya, tapi tak apa lah itu pemberiannya pasti aku terima..
dioneka itu ada lambang hati, dia bilang itu menandakan hatinya yang hanya ada satu dan dia berikan untukku dan dia menyuruhku untuk selalu menjaganya.. hmmm manis sekali.. dia juga bilang jika aku sedang merasa kesepian dan dia tidak bisa menemaniku anggap saja boneka itu dirinya yang selalu setia menemani tiap aktivitasku.. dan jika aku merasa dingin, dia menyuruhku memeluk boneka itu, dan menganggap yang aku peluk itu dirinya..
memang sudah aku buktikan itu.. dan benar aku merasakan seperti yang dia bilang. walaupun hanya sesaat. tapi aku bahagia..
oia ini dia boneka itu,,
ini dia yang selalu menemaniku jika aku sedang merindukan'nya...
aku sayang dia.. makin sayang padanya..

Ditinggal Teman Terbaik-ku

Segala sesuatu yang pernah kulewati dengan'nya baik senang atupun gelisah aku selalu bercerita pada teman terbaik-ku ria.. aku bercerita padanya karna kurasa dia yang selama ini ku rasa bisa mengerti aku, tau seperti apa aku.. ya walaupun masih ada teman dekatku yang lain'nya.. mungkin karna kami selalu bersama, selalu sekelas tiap matakuliah jadi aku merasa nyaman bersama'nya..
aku lega tiap habis bercerita dan berbagi pendapat dengannya.. dia pun suka bercerita, mencurahkan isi hatinya padaku.. aku senang kenal dengan'nya..

dia pernah bilang pada-ku, dari kata-katanya itu dia menyuruhku untuk bisa mempertahankan kekasih ku itu, aku hanya bisa bilang, Insya Allah. karna aku sendiri belum pernah memperkenalkan dia pada orangtua ku secara langsung..
aku hanya bisa berharap semoga dia diterima oleh orangtua ku..

hari-hariku terasa semakin lengkap mempunyai teman serta sahabat2 yang sangat baik dan pengertian seperti mereka. ditambah lagi adanya kekasihku, hidupku makin terasa indah dan bahagia..
Tuhan..biarkan aku selalu bersama mereka orang-orang yang aku sayang..(doa ku)

hari berganti hari, minggu berganti minggu, dan bulan pu berganti dengan bulan...hari-hariku masih terasa bahagia dan sempurna (sempurna dimata manusia)..
tapi tiba-tiba saja hal yang tak pernah kami tuga terjadi pada salah satu teman kami.
ria, tiba-tiba saja dia terjatuh disalah satu toilet kampus kami.. sebelumnya dia memang merasa kurang sehat, dan kuliah hari itu pun sebenarnya hanya kuliah pengganti. tapi karna ini ada hubungannya dengan ujian nanti dia paksakan datang kekampus menghadiri kuliah pengganti tersebut..
disela jam kuliah, dia meminta ijin pada dosen kami keluar kelas sebentar. tapi sampai matakuliah usai dia pun tak kunjung datang ke kelas.. kami semua panik, begitu juga dosen kami..
setelah keluar kelas kami mendapat kabar bahwa karyawan bagian kemahasiswaan menemukan dia terjatuh ditoilet kampus,, dan sekarang sudah dibawa keruangan tersebut. bagian kemahasiswaan pun sudah menelepon keluarga'nya untuk menjemputnya dikampus.. kami cukup lega, karna begitu melihatnya dia terlihat seperti biasa lagi..

tadinya kami fikir semua akan baik-baik saja.. tapi ternyata tidak.
tak lama setelah kejadia itu, ria jadi sering diikuti makhluk ghaib (katanya), dia juga suka kemasukan hal-hal yang aneh yang biasa disebut kesurupan..
aku makin takut mendengan kabar itu.. kami teman-teman dekatnya menjenguk kerumahnya, sampai disana dia terlihat baik-baik saja, tapi tak lama kemudian tiba-tiba dia mulai meraung dan terlihat seperti orang sedang marah besar. tak lama dia mulai berteriak histeris.. akhirnya orang tua ria membawanya ke RS terdekat, dan masuk UGD. kami semua panik..
setelah dari UGD ternyata dia dibawa masuk keruang ICU, keadaanya benar-benar mengkhawatirkan.. aku sempat berfikir yang aneh-aneh saat itu.. tapi aku acuhkan..

kami fikir mungkin ini RS pertama dan terakhir kalinya dia dirawat dan setelah itu dia akan kembali pulih seperti semula.. tapi ternyata tidak.
tak lama setelah dia keluar dari RS itu, dia kembali masuk RS lagi yang lokasinya cukup jauh dari lingkungan kami (teman-temannya) RS yg terlihat begitu mewah.. kami tak menyangka ia harus bulak-balik ke RS untuk perwatannya..
sudah lebih dari 1minggu dia disana. dan akhirnya bisa pulang kembali ke rumah tercinta. kami terus memperhatikan perkembangan'nya..
saat di rumah dia terlihat bagitu sehat walaupun belum sempurna, yang membuat kami senang dia masih mengenali kami tema-temannya.. tidak seperti sebelumnya. dia selalu berteriak jika ada yang mendekatinya..
dirumah dia juga menjalani pengobatan alami, perkembangan baiknya cukup terlihat..
tak mau menyia-nyiakan waktu, setelah terlihat lebih sehat dan segar, kami semua teman-temannya menjenguknya lagi sehabis pulang kuliah.. cukup ramai yang datang..
Alhamdulillah kami masih bisa bercanda-canda dengannya, tapi dia masih belum bisa diajak terlalu senang dan juga sedih, karna jika itu terjadi dia bisa kejang-kejang.. kami harus bisa mengatur diri saat itu..
setelah lama barbincang akhirnya kami pamit karna waktu sudah malam.. senangnya hari itu melihat kondisi ria yg mulai membaik..

tak lama lagi ulang tahun ria, kami semua punya kejutan kecil untuknya. tapi karna waktu ulang tahun ria bertepatan dengan ujian semester, kami sempat menunda'nya paling tidak sampai ujian kami selesai..
begitu ujian hampir selesai, kami mendapat kabar dari keluarga ria, bahwanya dia kembali dirawat di RS yg mewah itu.. kami khawatir, karna sebelumnya dia terlihat sudah begitu sehat..
kami belum bisa menjenguknya karna masih ujian semester dikampus. kami berharap jika ujian selesai dia sudah kembali kerumahnya..

dan itu benar, begitu ujian selesai dia memang sudah kembali kerumah tercintanya, tapi dalam keadaan yang sangat tidak kami inginkan..
kami yang berharap dia pulang dalam kondisi yang lebih baik dimata kami, tetapi dia pulang dengan kondisi yang baik di mata Allah..(10-07-2009)
Allah telah mengambilnya.. Allah mengambil dia dari kedua orang tuanya, dari kakak adiknya, keluarganya, kekasihnya, dan dari kami semua.. dia pergi dengan meninggalkan kebahagiaan, kesediahan dari orang-orang yang menyayanginya.. pergi dengan sejuta cita dan harapan.. aku, kami semua sangat kehilangan dia.. sosoknya begitu indah dimata kami..
terakhir aku melihatnya sebelum wajah cantik'nya ditutupi kain putih, dia terlihat begitu senang, tentram, damai, dan makin terlihat cantik.. wajah terakhirnya cukup membuat kami ikhlas ditinggal olehnya,.

Selamat jalan sahabat... cita-cita mu memang tidak tercapai didunia ini, tapi Insya Allah dengan ijin Allah cita-cita mu akan terlaksana disana. tempat terkhirmu yang kekal abadi..
semoga selalu behagia bersama-Nya.. semoga tempat teridah yang kau dapat disana, sesuai dengan perbuatanmu selama bersama kami..

Rabu, 14 September 2011

08-07-2009

hhmm gak kerasa, hubungan ku dengan'nya sudah 1thn..
tahun pertama aku bersamanya, pertama kalinya juga aku mempunyai kekasih selama ini. aku makin merasa mantab dia akan jadi JODOH-Ku.. Alhamdulillah..

selama 1thn ini, walau jarang sekali bertemu dengan'nya, tapi hatiku merasa mantab padanya. aku gak tau kenapa bisa merasa seperti ini.. hmm mungkin karna dia selalu berusaha membuat aku nyaman tiap berada didekatnya, saat berbalasan sms, mengobrol di telepon.. aku senang aktivitasku seperti ini.aktivitas yang berbeda dari sebelumnya.. hari-hari ku makin berawna sejak mengenalnya..
aku merasa Allah itu begitu baik mengirimkan aku pangeran sepertinya.. aku senang dengan yang aku jalani sekarang ini..

dihari jadi kita, aku ingin sekali merayakannya bersama pangeran-ku.tapi sayang semua tidak sesuai dengan haarapan-ku.. aku coba memahimi kesibukannya, aku tau dia juga sebenarnya ingin bertemu dengan-ku.. merayakaan hari jadi kami.. hHmm yasudah mungkin bukan waktunya..
padahal aku ingin sekali bertemu, jalan-jalan bersamanya berdua.. aku ingin kaya orang-orang, pergi berdua dengan kekasih, bergandengan tangan, mengobrol panjang lebar selama didekatnya, de-el-el.
biarpun tak bertemu hari itu, aku tetap senang atas semua perhatian & kasih sayang yang dia berikan padaku.. aku sayang sekali padanya..
aku tak tau, kenapa merasa semantab ini dengan'nya.. aku berharap dia akan datang. tapi kedatangannya tidak pas hari ataupun bulan jadi kami.. tak apalah, lgi pula belum lama juga aku bertemu dengan'nya..
mendengar suaranya, serta ngobrol panjang lebar via telepon juga tak apa..

malam itu memang habis dilewati dengan mengobrol..
dia itu begitu jujur, terbuka, serta apa adanya dengan-ku.. mungkin karna dia tidak mau ada salah paham diantara kami. apapun itu dia ceritaka, meskipun aku tidak memintanya..
dari keluarga, teman-temanya, sampai ke mantan-mantan kekasihnya pun ia ceritakan.. jika sedang membicarakan mantan kekasihnya itu, dia benar-benar terbuka. semua dia jelaskan padaku. walaupun jika mendengarnya aku suka merasa kesal. tapi tak apa, aku senang dia jujur, dari pada aku tidak tau sama sekali tentang apa pun. karna aku termasuk orang yang cuek.. sebenarnya aku ingin tau tapi cara aku mencari tau dengan menyindir. aku tidak bertanya secara to the point. tak tau kenapa aku, susah sekali berbicara atau langsung bertanya terus terang seperti yang dia lakukan padaku..
tapi biar bagai mana pun aku sayang padanya.. :)

Kecelakaan

Setelah berbulan-bulan lamanya sekitar 3 atau 5 bulan sejak pertemuan pertama, akhirnya dia akan menjumpaiku lagi.. senangnya aku..
aku berhrap pertemuan ini dia bisa datang lebih awal dari pertemuan sebelum'nya, karna aku ingin mengajak'nya kerumah. tak tau kenapa aku ingin sekali membawanya kerumah dan berkenalan dengan orang tua ku. padahal sebelumnya aku belum pernah atau mungkin belum seberani ini mengajak seorang lelaki kerumah, kecuali teman, itu pun harus beramai-ramai datang'nya..
tapi dengan dia, aku ingin sekali kedua orang tua-ku mengenalnya, dan dia mengenal kedua orang tuaku..

sama seperti sebelumnya, pertemuan ini mebuatku gelisah.. aku benar-benar bingung dibuatnya..
aku menunggu, menunggu, menuggu, dan terus menunggu kedatangan'nya..
hari semakin sore, mungkin sekitar jam 7 malam dia datang (fikir-ku). aku mulai bersiap-siap, pakaian-ku memang biasa, tapi mental-ku yang benar-benar aku siapkan..

hari mulai malam, belum ada kabar dia akan datang. aku makin gelisah dibuat'nya..
aku mulai menanyakan dimana keberadaan'nya, dia menjawab masih diperjalan..
baiklah mungkin tak lama lagi (harap-ku).. waktu sudah semakin larut, aku panik, gelisah, kadang kesal karna dia tak datang lebih awal.. aku mulai malas-malasan menunggu'nya. tapi hati ini tetap panik. aku tak tau kenapa dan ada apa?!.. Handphone ku berbunyi, 1 pesan masuk darinya,,
"aku masih dijalan nih, kena macet" jelas'nya padaku
"macet dimana?"
"di Mall Puri. sebentar lagi ya". kata'nya
"yasudah hati-hati" jawab-ku

di Mall Puri, itu Mall yang tidak jauh dari rumahku, mungki kalaupun kena macet, 15 - 30 menit lagi dia akan sampai.. aku setia menunggu kedatangannya. aku berharap dia tepat waktu, agar tidak terlalu malam lagi dia datang, karna ingin ku ajak dia kerumah.
30menit berlalu. dia belum datang juga, hati-ku makin gelisah. aku masih menunggu,, cukup lama dan akhirnya dia memberi kabar bahwa dia sudah ada di warung makan depan gang rumah ku.. hHmm kedatangan'nya sama seperti sebelumnya, sudah larut dia baru datang. tak apa lah aku datang juga menghampirinya..

sampainya aku disana, dia sudah duduk manis sembari menunggu makanan pesanan'nya, dan sudah ada 2 minuman diatas meja. ternyata 1minuman itu untuk-ku.. harusnya aku yang meberikan'nya minum dan makan, karna dia itu tamuku..tapi dia sudah terlanjur memesan. dia juga menawariku makan, aku menolak karna aku sudah kenyang, walaupun sebenarnya aku belum makan nasi malam itu. aku sengaja tidak memberi tahu nya, karna kalau dia tau pasti dia memaksa ku untuk ikut makan juga..
malam itu, malam pertama aku menemaninya makan, sambil mengobrol dia lanjutkan suapan demi suapan ke mulutnya. terlihat agak malas cara makan'nya malam itu, aku tak tau kenapa. aku sempat bertanya, dia menjawab "habis kamu gak ikut makan". jawab'nya..
aku memberikan alasan yang sama seperti sebelumnya. dia menawariku agar mau ikut makan berdua dengan'nya, 1 pirinng dengan'nya dan ingin menyuapi aku saat makan. aku tetap menolak dengan alasan yang sama. padahal sebenarnya aku malu, karna banyak mata yang melihat saat itu. lebih lagi yang punya warung makan itu adalah tetangga-ku, rumahnya persis bersebelahan dengan-ku..

makan'nya tak dihabiskan, dengan alasan ayam goreng'nya kurang kering. dia tidak terlalu suka.. "kenapa tadi gak minta digoreng kering?" tanya-ku
"lupa" jawab'nya..
malam itu aku mecoba menawarinya kembali untuk ikut kerumah. tapi tetaap tidak mau, karna sudah malam. ya memang sudah malam. sekitar jam 9malam dia baru sampai..
kedatangan'nya bukan cuma untuk bertemu dengan ku, dia ingin mengambil dvd game yang dia minta dari ku. selesai makan, aku kembali kerumah untuk mengan dvd tersebut dan juga sebuah bingkisan kecil untuknya. karana beberapa hari yang lalu dia berulang tahun. karna aku tidak tau tempat tinggal'nya, jadi terpaksa aku menunggu kedatangan'nya untuk memberikan hadiah itu.
aku kembali keluar, sampai disana dia sedang duduk disebelah warung makan tadi. tak sengaja aku melihat sebatang rokok masih menyalan dan masih terlihat utuh (mungkin baru sedikit dia menghisapnya) disebelah tempat dia duduk. aku sempat BT melihat itu aku fikir dia tidak merokok. akhirnya aku beranikan diri bertanya padanya.. "habis merokok?"
"gak. punya saudara" jawabnya berbohong
"yang benar?" tanyaku lagi.
"hmm iya. tapi cuma sedikit koq, buat ngilangin pusing" jelasnya..
"kenapa gak diteruskan merokoknya? koq gak minum obat kalau pusing?"
"tidak enak sama kamu. nanti juga hilang pusing'nya" jawabnya.
"hmm..emang suka gitu kalau lagi pusing merokok?" tanya-ku mencari tau
"gak juga. kalau lagi benar-benar pusing aja." jawabnya sambil mebuang sisa rokok yang masih terlihat utuh itu.
"kenapa dibuang? gak sayang?"
"gak apa. sudah tidak pusing koq." jawabnya
"oia, ini dvd'nya." uluran tangan-ku smabil memberinya 1kantung plastik berisi dvd dan bingkisan kecil untuknya.
dia bukang kantung tersebut, dam mengambil bingkisan kecil dari-ku sambil bertanya, "ini apa?"
"hadiah kecil untuk-mu. maaf ya gak bisa ngasih apa-apa. selamat ulang tahun" jawab-ku
"ngapain repot-repot. kan aku gak minta"
"ya kalau kamu minta aku taku gak bisa ngasih, jadi ya seadanya ada :)" jawab-ku sedikit meledek
dia tersenyum sambil berkata "makasih ya"
"sama-sama" jawab-ku. "semoga suka yaa" terang-ku
dia hanya tersenyum..

tak terasa obrolan singkat itu membawa waktu hampir larut, aku pun minta pamit padanya karna sudah malam. aku mengajaknya lagi untuk mengantarku kerumah. sekedar dia tau saja yang mana rumah ku. dia tetap menolak dengan alasan yang sama. bahkan aku menyebrang jalan pun dia tidak mengantar, dia masih tetap duduk manis di batu berbentuk bangku itu..
aku makin gak ngerti kenapa dia tak mau berdiri dan terlihat jalan sekali saja dihadapanku.. yasudahlah.(pikir ku taak mau diperpanjang).

aku sampai dirumah, ibu ku bertanya, "dari mana malam-malam gini?"
sempat bingung apa yang harus aku jawab, akhirnya terucap begitu saja denganku, "habis bertemu teman, ngasih titipan". aku belum berani bilang yang aku temui itu kekasih ku, karna aku ingin memperkenalkannya langsung, bukan hanya lewat ucapan.
"kenapa gak disuruh masuk saja?" tanya ibuku lagi.
"dia-nya gak mau" jawabku.

tak lama aku mendapat pesan darinya, dan mebuatku makin khawatir..
"aku pulang dulu ya sayang" pamitnya
"iya. hati-hati dijalan yaa.. kalau sudah sampai kasih kabar" pintaku
"iya. yank, sebenernya aku sudah sampai dari jam 7.30 tadi. cuma aku istirahat sebentar di Pom SPBU karna aku sempat jatuh dari motor, dan kaki-ku sepertinya terkilir. kamu jangan marah yaa" jelasnya
aku kanget membaca pesan itu dan aku jawab, "kenapa bohong? gak bilang dari tadi?" tanyaku dengan kesal dan cemas
"sengaja. aku gak mau bikin kamu panik. maaf yaa" jelasnya lagi
"malahan kalau ngasih tau telat gini bikin tambah panik tau. coba kalau tadi bilang, kan bisa aku ajak kerumah siapa tau bisa diurut"
"gak usah. gak mau ngerepotin kamu" jawab'nya "yasudah aku pulang dulu yaa. nanti aku telepon" pintanya pamit
"iya. hati-hati dijalan. jalan. jangan lupa diobatin kakinya" jawab-ku
"iya sayang" balasnya

fikiranku makin tidak tenang mendengar berita itu. cemas, khawatir, dan marah karna dia tak jujur padaku..
aku mencoba tenangkan hati dikamar,. beberapa jam kemudian, ada telepn darinya. ditelepon dia memberitau bahwa dirinnya sudah sampai dikosan. dan membicarakan tentang kecelakan itu padaku.
aku. aku sedih, ingin sekali aku membantunya, mengobati luka'nya atau sekedar menemaninya. tapi apa daya aku tidak tau dimana tempat tinggalnya..
dia berjanji akan mengobati lukanya esok hari. aku pegang janji itu. tak lama aku menyudahi obrolan via telepon itu, aku menyuruhnya agar segera beristirahat. agar kondisinya sedikit membaik esok hari.


esok harinya, aku memastikan janji nya pada ku untuk segera mengobati luka dikakinya itu. ternyata dia memenuhi janji'nya, kakinya sudanh diobati oleh bantuan orang yang memijat kakinya. dia pun merasa lebih baik. aku lega mendengarnya. aku bilang padanya, bahwa aku ingin sekali menemaninya, karna dia tau aku belum pernah berkunjung kesana, dia melarangku. dia takut terjadi apa-apa dengan ku kalu saja nekat kasana menjenguknya. walaupun dia sudah memberikan alamat rumahnya itu.
dengan sedih aku menurut saja apa perintahnya. dia pun memastikan pada ku bahwa dia akan baik-baik saja. dia pun meminta saudaranya yang mengantar ketempatku dan 1kenadaraan saat kecelakaan itu untuk menemaninya.. hati ku sedikit lega. walaupun aku ingin sekali ada disampingnya saat itu..